Determinan Pemberian Makanan Prelakteal Dini pada Bayi Usia 0-7 Hari

By : Yulia Sari, M.Keb,  Diana Hartaty Angraini, M.Keb

Minggu pertama postpartum merupakan periode penting dalam menyusui. Praktik pemberian makanan yang benar sangatlah penting untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan bayi balita. Adanya kebiasaan orang tua untuk memberikan makanan prelakteal secara dini dapat menghalangi pemberian kolostrum dan kelangsungan
proses menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemberian makanan prelakteal dini di Puskesmas Kecamatan Jatinegara. Penelitian ini merupakan suatu studi kuantitatif dengan desain potong lintang (cross sectional), dengan menggunakan data primer dengan sampel berjumlah 97 orang ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 0-7 hari. Analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik ganda. Adanya faktor sosial budaya dapat menurunkan kejadian pemberian makanan prelakteal dini. Ibu yang tidak mendapatkan dukungan sosial budaya berpeluang 4,1 kali untuk dapat memberikan makanan prelakteal dini kepada bayinya setelah dikontrol variabel pendidikan, status ekonomi, frekuensi kunjungan antenatal dan pengetahuan ibu (p value=0,014; CI 95%= 1,3-12,4). Pemerintah lebih memfokuskan pelaksanaan promosi kesehatan mengenai pemberian ASI eksklusif dengan pendekatan kepada budaya lokal dan tenaga kesehatan melakukan kunjungan rumah nifas untuk memantau adanya budaya lokal yang kurang tepat bagi bufas, menyusui dan bayi baru lahir.

DOWNLOAD

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Other Recent Articles

Scroll to Top
Whatsapp
Butuh Batuan?
Halo WRHC,
Ada yang dapat kami bantu?